Search Here

Welcome

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini,
mudah2an ada manfaatnya, kritik dan saran kami
sangat harapkan.






thanks alot
indra

Jumat, Januari 20

Salah Paham

ini awal aku menulis disebuah blog, ini adalah kisah hidup ku sendiri dan aku tulis diblog ii bukan tujuan untuk mengekpose kehidpan pribadi ku, cuma aku mau cerita ke teman, saudara, orang tua, bahkan sahabat sekalipun aku rasanya nggak bisa, karna mungkin selama ini aku sering mengalami yang namnya sahabat, teman dan ataupun saudara sendiri yang tidak bisa menyimpan apa yang telah kita bicarakan atau ungkapkan padanya, lebih tepatnya tidak bisa menyimpan rahasia....
jadi, aku merasa salah satu tempat yang bisa saya ajak cerita adalah blog ku ini, cerita ini aku tulis pada tanggal 19 januari 2012 pada pukul 9.31 menit..

tadi malam sekitar pukul 8.00 saya (indra) pergi mengunjungai sodara atau kakak ku yang nomor 3, kebetulan kami sekeluarga memang rame, sekitar 10 orang bersaudara, dan kebetulan saya adalah anak ke 6...
malam itu saya datang kerumah kakak, awalnya hanya mengantar uang buat adek ku yang paling bungsu karna kebetulan dia libur sekolah hari senin makanya nya dia butuh uang sekitar 50 ribu buat ongkos mudik katanya, dan saya pun mengantar uang tersebuat kesalo, karna adek tinggal dirumah kakak..

jelang beberapa menit saya sampai juga di rumah kakak, dan uang 50 ribu rupiah langsung saya kasih sama adek, dan saya dudu sebentar, mungkin sekitar 10 menitlah saya duduk dirumah, akhirnya saya pamit pulang ke kos-kosan ku,

nah diisitulah emosi saya mulai naik, dimana pas saya dirumah kakak tadi saya melihat kakak membangun rumah, ada lotengnya yang baru, walaupun hanya terpasang kayu doang, dan rumah petak yang akan dibangun baru terpasang dinding doang, nah melihat pembangunan itu saya langsung emosi, saya emosi karna kebetulan kakak ada hutang 2 juta, cuma sampai sekarang dia belum bisa bayar katanya, dalam hati saya berpikir "pantas ajja hutangnya nggak dibayar, dia habiskan uangnya buat membangun rumah petak dan loteng rumahnya" akhirnya mungkin karna udah dihasut juga sama yang namanya syetan, akhirnya sampai saya dikos-kosan langsung tu kakak saya sms, dengan pesan kira2 seperti ini

" saya merasa kesal malam ini sama kakak dan abang, saya pikir memang nggak ada uang uang buat bayar hutang ternyata dia jadikan kan buat bangu rumah, sejak kejadian kemaren saya udah malas lagi melihat abang"

nah dengan isi pesan seperti diatas langsung ajja tombol send pada hape saya pencet, dan seketika itu juga sms tu nyampe sama kakak, beberapa menit kemudian saya dapat balasan dari sms tadi, tapi yang membalas bukannya kakak malahan adek saya...

kira2 isi smsnya seperti ini

" kaka menangis...bangunan itu(rumah petak itu) dibangun karna sisa semen dari proyek abang, sedangkan batu batanya kakak yang buat sendiri, jadi bangunan itu tampa biaya sedikitpun..""

nah membaca isi pesan tadi saya langsung tersadar, dan menyesal karna telah salah paham,...

kini saya bingung harus bagaimana, tapi biarlah apa yang sudah saya ucapakan nggak akan mungkin bisa tarek lagi,

0 komentar:

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "